Ruwatan Sudamala: Pelestarian Tradisi oleh Perkumpulan Bawarasa Pametri Budaya
Jurnal
30 September 2025 - 13:54
Syahrul Hadiyatullah
Abstrak
Penelitian ini mengkaji upaya pelestarian ritual Ruwatan Sudamala oleh Bawarasa Pametri Budaya, sebuah komunitas budaya di Malang, Indonesia, sebagai respons terhadap menurunnya popularitasnya akibat pengaruh modernisasi. Berakar pada sastra klasik dan filosofi Hindu-Jawa, Ruwatan Sudamala menghadapi tantangan keberlanjutan akibat minimnya kesadaran publik serta semakin berkurangnya praktik ritual. Pendekatan kualitatif fenomenologis, penelitian ini mengeksplorasi strategi yang diterapkan untuk mempertahankan tradisi. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dianalisis menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bawarasa Pametri Budaya melestarikan ritual ini melalui berbagai inisiatif sistematis, termasuk penggabungan teks sejarah, pertunjukan tradisional, dan keterlibatan komunitas. Pendekatan dilakukan dengan memanfaatkan pengetahuan, jaringan sosial, serta platform digital guna meningkatkan kesadaran dan partisipasi, sehingga ritual tetap relevan. Ruwatan Sudamala oleh Bawarasa Pametri Budaya dilaksanakan setiap tahun dengan prosedur yang terjaga serta elemen simbolis yang mencerminkan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, kepedulian, dan transformasi. Penelitian ini menekankan efektivitas upaya berbasis komunitas dalam menjaga praktik budaya yang terancam punah, sekaligus menunjukkan bahwa mobilisasi sumber daya dan integrasi dengan alat-alat modern dapat memastikan kelangsungan budaya. Kajian ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis terhadap pelestarian budaya, menyoroti perlunya strategi adaptif untuk mempertahankan tradisi di tengah dinamika modernisasi.
Referensi
Callenfels, P. V. van S. (1925). De Sudamala in de Hindu-Javaansche Kunst. Albrecht & Co.
Darmoko, D. (2002). Ruwatan: Upacara Pembebasan Malapetaka Tinjauan Sosiokultural Masyarakat Jawa. Makara Human Behavior Studies in Asia, 6(1), 30. https://doi.org/10.7454/mssh.v6i1.29
Efendi, A., & Deswijaya, R. A. (2019). The Concept of Kempel in Mantram Reciting Found in Ruwatan Murwakala. Proceedings of the Third International Seminar on Recent Language, Literature, and Local Culture Studies. https://doi.org/10.4108/eai.20-9-2019.2296886
Galuh, C., Suyitno, I., & Siswanto, W. (2024). Moral Teachings In Kidung Sudamala As An Endeavour To Build Learners Characters. ISCE: Journal Of Innovative Studies on Character Education, 8(2), 314–326.
Hapsari, G. K. (2024). Makna Komunikasi Ritual Masyarakat Jawa (Studi Kasus pada Tradisi Perayaan Malam Satu Suro di Keraton Yogyakarta, Keraton Surakarta, dan Pura Mangkunegaran Solo). Compediart: Journal Faculty of Social Humanities, 1(1), 44–52.
Harpawati, T. (2017). Pergeseran Fungsi Ritual Ruwatan Lakon Sudhamala Dalam Kehidupan Masyarakat Modern. Patrawidya, 18(2), 123–138.
Harpawati, T., & Haryono, T. (2015). Keselarasan Lagu dengan Fungsi Pocapan dalam Pertunjukan Wayang Lakon Sudhamala. Resital : Jurnal Seni Pertunjukan, 16(3), 153–165.
Harpawati, T., & Sugihartono, R. (2024). Wayang Beber Sudamala Design as A Means of Performance. American Journal of Humanities and Social Sciences Research (AJHSSR), 8(07), 93–99.
Kurniawan, P. W., & Dwijayanthi, N. M. A. (2022). Transformasi Kidung Sri Tanjung Kedalam Drama Turgi Sri Tanjung. Subasita: Jurnal Sastra Agama Dan Pendidikan Bahasa Bali, 3(2), 61–70.
Mariani, L. (2015). Ruwatan Murwakala Di Jakarta Dan Surakarta: Telaah Fungsi Dan Makna (Vol. 41, Issue 2). Universitas Indonesia.
Muada, I. K. (2021). Fungsi dan Makna Filosofi Tradisi Ruwatan dalam Ritual Hindu Bali (Persepektif Wayang Kulit Sudhamala dan Sapuhleger). Sanjiwani: Jurnal Filsafat, 12(2), 221. https://doi.org/10.25078/sjf.v12i2.2691
Munandar, A. A. (2004). Karya Sastra Jawa Kuno Yang Diabadikan Pada Relief Candi-Candi Abad Ke-13 — 15 M. Jurnal MAKARA, Sosial Humaniora, 8(2), 54–60.
Musonnif, A. (2024). INTEGRASI MITOS DAN RELIGI (Mitologi Jawa dan Religi Islam dalam Ritual Ruwatan Pernikahan oleh Masyarakat Desa Jombok Ngoro Jombang Jawa Timur). Kontemplasi: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin, 12(1), 148–182. https://doi.org/Prefix 10.21274
Nozawa, A. (2023). The Sri Tanjung Text by Prijono and the Interpretive Communities. Research Papers of The Anthropological Institutecal Institute, 12, 82–95.
Rahmat. (2015). Makna Leksikal dan Makna Gramatikal Ruwatan, Sukerta dan Murwakala. Jurnal Ilmu-Ilmu Humaniora, 5(2), 150–157.
Rahmawati, Sibrani, R., & Lubis, T. (2022). The Performance of Ruwatan in Javanese Community: An Anthropolinguistic Approach. Tradition and Modernity of Humanity, 2(1).
Ritzer, G., & Goodman, D. (2016). Teori Sosiologi : Dari Teori Sosiologi Klasik Sampai Perkembangan Mutakhir Teori Sosial Postmodern (inyiak ridwan Muzir, Ed.; Terbaru). kreasi wacana.
Sari, W. P., & Budiono, H. (2021). Nilai Karakter Pembelajaran Relief Cerita Sudamala Pada Candi Tegowangi Di Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri. SEMDIKJAR 4: Pembelajaran Adaptif Dan Pemanfaatan IPTEKSS Untuk Mendukung Pelaksanaan MBKM, 1, 484–492.
Schaareman, D. (2013). Sudamala Thoughts about Balinese Conceptions of Purification. Academia Edu.
Sudiarga, I. M., Subandia, I. M., Karyawan, I. K., & Asmarini, N. P. (2000). Nilai Budaya Dalam Geguritan Sudhamala. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan Nasional.
Susanti, N., Munandar, A. A., Rahayu, A., Sulistyowati, D., & Ashari, C. (2013). PATIRTHAN Masa Lalu dan Masa Kini (1st ed.). Wedatama Widya Sastra.
Tawakal Ramadhan, I. (2019). THE CONCEPT OF DEATH IN THE SRI TANJUNG TEXT (STUDY OF THE COMPARISON OF THE SRI TANJUNG DEATH DEVOTION IN SRI TANJUNG’S RELIEF AND RELIEF IN THE 13-15th CENTURY TEMPLE MASEHI). Journal Pendidikan Sejarah, 7(1).
Tim. (1977). Candi Sukuh dan Kidung Sudamala. Proyek Pengembangan Media Kebudayaan Ditjen kebudayaan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI.
Widodo, T. W. (2021). Hubungan Pertunjukan Wayang Ruwatan terhadap Pemahaman Pendidikan Seni Budaya pada Anak. Widya Wacana:Jurnal Ilmiah, 16(1), 35–42.
Zoetmulder, P. J. (1983). Kalangwan. Sastra Jawa Kuno Selayang Pandang. Djambatan.
Zuhaida, F., Rahmawati, R. D., & Nur, D. M. M. (2024). Penguatan Nilai-Nilai Karakter dalam Pembelajaran Sejarah Kelas VII Melalui Arsitektur Relief Candi Sukuh. Jurnal Pendidikan IPS, 14. https://doi.org/https://doi.org/10.37630/jpi.v14i1.1556